Rabu, 30 Mei 2012
Alat-alat yang di
butuhkan untuk menbuat studio rekaman audio
1.Sebuah
computer
Tentu
saja kita amat sangat membutuhkan komputer, karena yang saya bahas disini
adalah rekaman berbasis digital. Semua mulai dari tunner, pemilihan fx guitar
maupun bass, drum, editing, mixing, mastering kita lakukannya dengan bantuan
komputer. Oleh karena itu alangkah baiknya bila komputer yang digunakan
memiliki spek yang baik. Kenapa? Karena untuk melakukan kegiatan itu semua akan
memberatkan kinerja processor, ram, maupun hardisk.
Lalu bagaimana bila tidak mempunyai komputer yang mid-end hingga high-end??
Jangan berkecil hati dulu. Dahulu waktu saya pertama kali belajar recording
komputer saya sbb:
Processor:
intel celeron p4 1,8 ghz
Ram: SDRAM 256mb
Hardisk: ATA 40 gb
Soundcard: onboard (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
Lalu pelan-pelan saya upgrade:
Processor: intel pentium D 3ghz
Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 80 gb 7200rpm
Soundcard: Sound Blaster 7.1 (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
Lalu sekarang saya memakai
Processor: intel dual core 2,66ghz< Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 250 gb 7200rpm
Soundcard: ESI Juli@ PCC 192khz 24bit (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
Ram: SDRAM 256mb
Hardisk: ATA 40 gb
Soundcard: onboard (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
Lalu pelan-pelan saya upgrade:
Processor: intel pentium D 3ghz
Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 80 gb 7200rpm
Soundcard: Sound Blaster 7.1 (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
Lalu sekarang saya memakai
Processor: intel dual core 2,66ghz< Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 250 gb 7200rpm
Soundcard: ESI Juli@ PCC 192khz 24bit (akan lebih jauh dibahas di poin 2)
2.
soundcard / conveter / audio interface
Soundcard
adalah
suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi
suara dalam PC multimedia. Sound card merupakan periferal yang terhubung ke
slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan
input, memproses dan menghantarkan data berupa suara. Seperti halnya VGA card,
sound card pun memiliki beragam bentuk, macam dan jenis.
Fungsi soundcard adalah sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengkonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Dan biasanya terdapat pada komputer-komputer yang bercirikan Multimedia. Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu :
1. Melalui teknologi frequency modulation (FM) atau Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jernih. Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara asli.
2. Cara wavetable adalah merekam suara yang tersimpan pada chip kartu suara, dan meneruskannya ke spiker.
3. Synthesizing secara fisik berarti suara disimulasikan melalui prosedur programming yang kompleks.
Cara Kerja Soundcard yaitu ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.
Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3
Fungsi soundcard adalah sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengkonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Dan biasanya terdapat pada komputer-komputer yang bercirikan Multimedia. Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu :
1. Melalui teknologi frequency modulation (FM) atau Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jernih. Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara asli.
2. Cara wavetable adalah merekam suara yang tersimpan pada chip kartu suara, dan meneruskannya ke spiker.
3. Synthesizing secara fisik berarti suara disimulasikan melalui prosedur programming yang kompleks.
Cara Kerja Soundcard yaitu ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.
Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3
Untuk lebih jelas silahkan lihat
gambar
Gambar diatas merupakan contoh
gambar soundcard onboard (onboard = yang menempel pada motherboard)
Gambar diatas merupakan contoh
gambar soundcard PCI
Gambar diatas merupakan contoh
gambar soundcard USB dan FIREWIRE
Beberapa orang dan sound engineering (sound
engineering=operator rekaman / orang yang bekerja untuk merekam audio,
memperbaiki audio maupun membuat sebuah jinggle dll) menyebut soundcard dengan
nama CONVETER ataupun AUDIO INTERFACE karena belum tentu sebuah
CONVETER ataupun AUDIO INTERFACE berupa "kartu" yang dipasang di
motherboard pada cpu komputer, karena saat ini CONVETER atau AUDIO INTERFACE
ada yang berupa box, mixer dan lain-lain (soundcard eksternal).
Tapi saya akan menggunakan kata soundcard untuk mempermudah penjelasan.
Di sebuah soundcard ada beberapa lubang (untuk soundcard onboard maupun multimedia diberi warna yang berbeda untuk membedakannya), lubang-lubang tersebut mempunyai fungsi masing-masing.
Untuk soundcard onboard dan multi media contohnya sound blaster audigy dll banyak sekali kekurangan kekurangannya (untuk belajar mungkin masih bisa dipakai, namun bila ingin serius dan ingin hasil yang lebih memuaskan, tidak disarankan memakai soundcard2 tersebut).
Tapi saya akan menggunakan kata soundcard untuk mempermudah penjelasan.
Di sebuah soundcard ada beberapa lubang (untuk soundcard onboard maupun multimedia diberi warna yang berbeda untuk membedakannya), lubang-lubang tersebut mempunyai fungsi masing-masing.
Untuk soundcard onboard dan multi media contohnya sound blaster audigy dll banyak sekali kekurangan kekurangannya (untuk belajar mungkin masih bisa dipakai, namun bila ingin serius dan ingin hasil yang lebih memuaskan, tidak disarankan memakai soundcard2 tersebut).
Kekurangan-kekurangannya adalah:
1. Kualitas untuk merekam suara kurang bagus, banyak nya noise yang sudah pasti mengalahkan suara yang ingin anda rekam. biasanya soundcard onboard hanya bisa merekam maksimal 16bit), coba saja dibandingkan dengan soundcard yang memang di tujukan untuk spesialis rekaman yang bisa merekam maksimal 24bit bahkan 32bit!. sample rate? biasa nya soundcard onboard mempunyai sampling rate yang kecil, 44,1Khz, walaupun ada yang lebih seperti 48Khz namun tetap saja soundcard tersebut tidak disarankan untuk dipakai rekaman)
2. Latency, atau beberapa orang menyebutnya delay. walaupun bisa di akali dengan driver ASIO4ALL namun tetap saja masih terasa latencynya.
3. Koneksi masih menggunakan jack 3,5mm Sedangkan instrumen musik pakai jack 1/4 atau kabel XLR atau kabel TRS.walaupun bisa diakali dengan extention, namun belum tentu extention tersebut malah membantu, bisa saja malah membuat hasil rekaman anda semakin tidak bagus.
4. Kualitas AD/DA converter yang tidak di peruntukan untuk rekaman professional
1. Kualitas untuk merekam suara kurang bagus, banyak nya noise yang sudah pasti mengalahkan suara yang ingin anda rekam. biasanya soundcard onboard hanya bisa merekam maksimal 16bit), coba saja dibandingkan dengan soundcard yang memang di tujukan untuk spesialis rekaman yang bisa merekam maksimal 24bit bahkan 32bit!. sample rate? biasa nya soundcard onboard mempunyai sampling rate yang kecil, 44,1Khz, walaupun ada yang lebih seperti 48Khz namun tetap saja soundcard tersebut tidak disarankan untuk dipakai rekaman)
2. Latency, atau beberapa orang menyebutnya delay. walaupun bisa di akali dengan driver ASIO4ALL namun tetap saja masih terasa latencynya.
3. Koneksi masih menggunakan jack 3,5mm Sedangkan instrumen musik pakai jack 1/4 atau kabel XLR atau kabel TRS.walaupun bisa diakali dengan extention, namun belum tentu extention tersebut malah membantu, bisa saja malah membuat hasil rekaman anda semakin tidak bagus.
4. Kualitas AD/DA converter yang tidak di peruntukan untuk rekaman professional
Untuk soundcard khusus untuk recording biasa nya mempunyai
spek yang berbeda-beda menurut kebutuhan. Jadi menurut saya, hal yang
pertama kali anda beli adalah sebuah SOUNDCARD atau CONVETER atau AUDIO
INTERFACE sesuai budjet dan kebutuhan. Semakin khz dan bit depth nya besar,
akan semakin baik sample / materi yang anda rekam. (untuk soal colour dan
lain-lain jangan segan-segan bertanya pada toko alat musik yang anda kunjungi)
Yang dimaksud dengan kebutuhan diatas adalah berapa channel IN PUT dan OUT PUT yang ada butuh kan (misalnya untuk merekam drum anda membutuhkan minimal 8 channel INPUT). Namun menurut saya bila hanya untuk home recording / membuat studio dirumah atau kamar anda, 2 CHANNEL INPUT sudah lebih dari cukup. Untuk drum kita bisa memakai PLUGINS / VSTi seperti Addictive drum, Fxpansion BFD2, dan lain-lain..
Yang dimaksud dengan kebutuhan diatas adalah berapa channel IN PUT dan OUT PUT yang ada butuh kan (misalnya untuk merekam drum anda membutuhkan minimal 8 channel INPUT). Namun menurut saya bila hanya untuk home recording / membuat studio dirumah atau kamar anda, 2 CHANNEL INPUT sudah lebih dari cukup. Untuk drum kita bisa memakai PLUGINS / VSTi seperti Addictive drum, Fxpansion BFD2, dan lain-lain..
3. speaker
monitor
Speaker monitor untuk rekaman /
recording sangat berbeda dengan speaker multimedia. speaker multimedia biasanya
melebih-lebihkan / mem-boost frequency tertentu. Biasanya speaker-speaker
tersebut mem-boost pada low frequency (bass) dan high frequency (treble).
Sedangkan untuk rekaman / recording membutuh kan speaker FLAT yang jujur pada
frequency alias tidak melebih-lebihkan atau memboost pada frequency tertentu.
Untuk mempunyai speaker yang flat mungkin akan memberatkan kantong anda. Cara
mengakalinya adalah (walaupun tidak di rekomendasikan untuk tidak
menggunakan speaker yang tidak flat)
A. Kenali speaker anda.
A. Kenali speaker anda.
Kenali karakter speaker yang anda
punya, apakah speaker anda mem-boost low frequency ataupun mem-boost high
frequency. Karakter speaker anda, hanya anda yang mengenali dan mengerti.
Gunakan feeling dan mulailah mempercayai speaker anda dikit demi sedikit.
B. Sering-sering mendengarkan lagu-lagu referensi anda di speaker yang anda punya.
B. Sering-sering mendengarkan lagu-lagu referensi anda di speaker yang anda punya.
Karakter speaker anda akan mulai
anda hapal seiring dengan waktu. Sering-sering lah mendengarkan lagu-lagu yang
telah direkam, dimixing dan dimastering oleh para professional.
C. Kenali karakter ruang kamar anda.
C. Kenali karakter ruang kamar anda.
Tidak dipungkiri, studio-studio
professional menggunakan tata ruang akustik yang telah di perhitungkan dengan
baik. Bass trap, difusser, dan lain-lain akan menghiasi studio-studio mereka.
Seperti yang diterang kan diatas, dengan sering-sering mendengarkan lagu
referensi anda, anda akan lebih mengenal karakter ruangan anda.
4. pre amplifier
preamp digunakan untuk meningkatkan
gain signal input sebelum masuk ke soundcard. bisa juga digunakan untuk
coloring. kalau saya menggunakan preamp untuk mengambil panthom powenya saja.
panthom power dibutuh kan bila kita mengunakan mic condensr untuk rekaman.
Gambar diatas merupakan contoh
gambar preamp dari behringer "tube ultragain mic200"
Untuk yang belum bisa membeli
preamp, kita dapat mengakali dengan mengganti preamp dengan efek / FX stombox
yang di bypass. FX yang di bypass / tidak dihidupkan / tidak di on kan bunyi
efek nya (misalnya anda mempunyai FX stombox metalzone yang sangat sangar untuk
distort, jangan gunakan distort nya, namun cleannya saja, jadi istilahnya hanya
"numpang lewat"), akan membantu menaikan gain dari source audio.
Gambar diatas merupakan contoh
gambar FX stombox dari BOSS "Metal Zone MT-2"
5.kabel
Jangan anggap sepele soal kabel. Kabel murahan akan
membuat hasil rekaman anda dikalahkan dengan suara noise, dengung dan
lain-lain. Belilah kabel yang bagus bila anda ingin hasil rekaman anda
terdengar layaknya rekaman professional.
6.mic untuk vocal
Mic adalah alat yang digunakan untuk
menangkap suara atau signal.
Vokal adalah elemen penting dalam
suatu lagu. Pendengar akan merasa kecewa apabila dalam suatu lagu yang
aransement nya bagus, suara audio instrument bagus, namun suara audio vokal
yang tidak bagus. Dan mungkin pendengar tidak akan kembali mendengar lagu anda
untuk kedua kalinya karena telanjur kecewa dengan kualitas suara audio vokal di
lagu anda.
Mic yang ada saat ini ada beberapa macam yaitu Dynamic, Condenser, dan lain-lain
Untuk memilih dan membeli mic, sesuaikan dengan kebutuhan, karakter dan budget yang anda punya. Bila ingin membeli jangan segan-segan untuk bertanya pada toko musik yang anda kunjungi, tentang karakteristik mic, butuh panthom power atau tidak dan lain-lain.
Tambahan:
Mic yang ada saat ini ada beberapa macam yaitu Dynamic, Condenser, dan lain-lain
Untuk memilih dan membeli mic, sesuaikan dengan kebutuhan, karakter dan budget yang anda punya. Bila ingin membeli jangan segan-segan untuk bertanya pada toko musik yang anda kunjungi, tentang karakteristik mic, butuh panthom power atau tidak dan lain-lain.
Tambahan:
-untuk merekam vokal, dianjurkan
menggunakan pop filter dan stand mic
Agar suara yang direkam tidak naik
turun dikarenakan vokalis band anda menyanyi menjauh dan mendekat antara mulut
dan mic.
Software yang di butuhkan untuk membat studio rekaman
Sofware-software yang dibutuhkan akan saya pilah menjadi
tiga bagian, yaitu:
1. DAW / Software Multi Track Recording
2. PLUGINS FX / VST, DX dan RTAS
3. PLUGINS INSTRUMENT / VSTi, DXi dan RTAS
1. DAW / Software Multi Track Recording
2. PLUGINS FX / VST, DX dan RTAS
3. PLUGINS INSTRUMENT / VSTi, DXi dan RTAS
1. DAW
adalah kependekan dari Digital Audio
Workstation atau lebih dikenal dengan software multitrack recording audio.
Multitrack Recording (juga dikenal
sebagai multi tracking atau tracking) adalah sebuah metode rekaman suara yang
memungkinkan untuk merekam secara terpisah beberapa sumber suara secara
bersamaan.
Untuk DAW, pilih salah satu saja
yang anda anggap mudah untuk dimengerti. Jangan pakai semua, karena
software-software tersebut hampir mempunyai fungsi yang sama, dan hanya
interface nya yang membedakannya. Dan yang paling penting, software-software
tersebut mempunyai tugas utama yaitu merekam audio :D.
Software-software DAW ada berbagai
macam, beberapa diantaranya yaitu:
A.
Adobe Audition / Cool Edit Pro
Dahulu
software ini bernama Cool Edit, namun Cool Edit sudah di beli oleh Perusahaan
Software yaitu Adobe dan kini berubah nama menjadi Adobe Audition, Adobe Audion
kini sudah versi 3 yang sudah compatable dengan VST / VSTi.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.adobe.com/products/audition/
DAW
yang satu ini menurut saya paling user friendly, tapi menurut alfin ya. Karena
setiap orang mempunyai selera yang berbeda. Setelah saya memakai cool edit pada
saat SMA dulu, saya beralih ke Nuendo. Pada saat itu saya memakai Nuendo 2
selama satu tahun. Lalu berpindah ke Nuendo 3 selama satu setengah tahun. Saat
ini Steinberg telah mengeluarkan Nuendo versi 4.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di http://www.steinberg.net/en/products/audiopostproduction_product/nuendo4.html
nah
untuk forumnya bisa ke http://www.nuendo.com/
Interface
software multi track ini tidak jauh berbeda dengan Nuendo, mungkin karena dari
perusahaan yang sama. Yang saya tahu, perbedaan utamanya adalah kalau Steinberg
Nuendo bisa memproduksi dan mengedit Video dan Audio, sedangkan kalau Steinberg
Cubase di peruntukkan khusus hanya untuk Audio.
Setelah
sekian lama saya memakai Steinberg Nuendo, sekarang saya beralih ke produk lain
dari Steinberg juga yaitu Steinberg Cubase, tepatnya versi 5.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.steinberg.net/en/products/musicproduction/cubase55_preview.html
D.
DigiDesign Protools
DigiDesign
Pro Tools adalah Digital Audio Workstation platform untuk Mac OS X dan sistem
operasi Microsoft Windows (Windows), dikembangkan dan diproduksi oleh
DigiDesign, sebuah divisi dari Avid Technology. Hal ini banyak digunakan oleh
profesional di seluruh industri audio untuk merekam dan menyunting di produksi
musik, film scoring, film dan televisi pasca produksi. Pro Tools memiliki tiga
jenis sistem; HD, LE, dan M-powered. HD adalah paket high-end dan merupakan
integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Mencakup perangkat keras
eksternal A / D converter dan internal PCI atau PCIe soundcard dengan onboard
DSP. Saat ini sudah versi ke 8
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.digidesign.com/index.cfm?langid=100&navid=507&itemid=35911&ref=pt8-hpb
E.
Cakewalk Sonar
Cakewalk
SONAR adalah sebuah program komputer yang dibuat oleh Cakewalk untuk merekam,
mengedit, mixing, mastering dan outputting audio. Versi terbaru dari perangkat
lunak SONAR Home Studio 7, SONAR Home Studio 7 XL, SONAR 8,5 Studio Edition,
SONAR Produser 8,5 Edition, dan SONAR LE. SONAR LE adalah versi OEM dibundel
dengan hardware; semua versi lain dapat dibeli secara terpisah.
SONAR
adalah contoh dari digital audio workstation (DAW). Sonar adalah seperti
kebanyakan DAWs, namun memungkinkan pengguna SONAR:
-Merekam
dan memanipulasi jumlah yang tidak terbatas multitrack audio digital (hanya
dibatasi oleh hardware)
-Secara
komprehensif merekam dan memanipulasi data MIDI
-Terapkan
setiap DirectX efek khusus, seperti reverb dan delay, banyak versi yang
dibundel dengan efek
-Mengotomatiskan
proses mixing audio
-Memanfaatkan
virtual instrumen, seperti software synthesizers, software samplers, software
drum machines
-Hubungkan
ke aplikasi multimedia lainnya dengan akurasi sampel melalui Rewire
-SONAR
Producer Edition mencakup standar industri lengkap 64-bit MASTERING suite.
Penjelasan
Sonar diatas, saya translate sebagian kecil informasi dari wikipedia. Untuk
informasi yang lebih jelas bisa melihat informasi dari situs resminya di
http://www.cakewalk.com/
FL
Studio, sebelumnya dikenal sebagai Fruity Loops, adalah sebuah digital audio
workstation (DAW) yang dikembangkan oleh perusahaan Belgia Image-Line Software.
FL Studio ini awal penciptaan nya adalah Didier Dambrin, yang kini memimpin di
Berkas pemrogram-Line dan bertanggung jawab atas pengembangan software ini.
FL
Studio yang berfitur automatable workflow yang sepenuhnya terpusat tentang
pattern musik berbasis sequencer. Software ini mendukung MIDI dan menggabungkan
sejumlah fitur untuk mengedit, mixing, rekaman, dan mastering audio. Selesai
lagu atau klip dibuat, dapat diekspor ke Microsoft WAV, MP3, dan format OGG
Vorbis menggunakan berbagai sampling berkualitas tinggi algoritma interpolasi.
FL Studio meng-save dengan format *. flp, dan tidak sengaja ekstensi- nya sama
dengan ekstensi filetype diciptakan oleh Adobe Flash.
Program
ini diakui untuk DAW berfitur profesional dengan yang menarik, yang
penuh-fungsional versi demo / trial, dan gratis update seumur hidup sesuai
kebijakan. Scoring untuk video mungkin menggunakan video player plugin, tetapi
tidak ada dukungan untuk notasi musik tradisional.
Menurut
saya, keunggulan software ini adalah "membuat" berbagai macam genre
musik. Ya "membuat", bukan untuk merekam. Yang dimaksud dengan
membuat disini adalah anda bisa merangkai, meracik, meng-aransement sampler dan
VSTi yang ada untuk di rangkai satu persatu (dari nada, hentakan perkusi,
instrument sampai penambahan FX) menjadi sebuah lagu. Dalam keadaan default,
software ini sudah banyak mempunyai banyak sekali sampler, VSTi / DXi, dan juga
VST / DX (FX), dari drum, synth, perkusi, bass, piano, guitar dan banyak lagi.
Software ini juga memungkinkan untuk merekam audio, namun menurut saya
interface dan fiturnya kurang untuk urusan recording / rekaman.
Namun
untuk urusan sequencer, saya berikan dua jempol untuk sofware ini. Apabila anda
ingin menjadi DJ, pembuat jingle, penyanyi rap / hip hop, chiptuner atau ingin
membuat backsound sebuah video / film. Anda harus mencoba software ini.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://flstudio.image-line.com/
H.
Studio One
Studio
One adalah sebuah terobosan musik dan produksi pembuatan aplikasi untuk Mac OS
X dan Windows XP / Vista yang membuat rekaman audio, MIDI sequencing, dan audio
mastering yang sederhana sekali, auto-konfigurasi dengan PreSonus hardware,
kualitas audio yang baik, tak terbatas track dan plug-in per lagu.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.presonus.com/products/SoftwareDetail.aspx?SoftwareId=11
I.
Propellerheads Reason
Reason
adalah program software musik yang dikembangkan oleh pengembang perangkat lunak
Swedia Propellerhead Software. Software mengemulasi hardware rak synthesizers,
samplers, sinyal prosesor, sequencer dan mixer, yang semuanya dapat saling
berhubungan secara bebas. Kenapa? Karena dapat digunakan baik sebagai studio
musik virtual yang lengkap, atau sebagai kumpulan virtual instrumen untuk
dimainkan secara live atau digunakan dengan software sequencing lainnya
(rewire).
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.propellerheads.se/products/reason/
Software
dari Steinberg ini di khusus kan untuk editing dan mastering.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.steinberg.net/en/products/audioediting_product/audioediting_wavelab6.html
K.
Sebenarnya masih banyak Software-software yang lainnya, namun apabila alfin
menulis semua software tersebut, pasti posting ini akan sangat panjang. Jadi
kalau ingin mencoba software daw lainnya, silahkan tanya kepada paman google
dengan kata kunci "Software DAW" atau "Software Multi Track
Recording"
Bingung
untuk memilih software DAW/multitrack recorder??
Coba
gunakan Steinberg Nuendo atau Steinberg Cubase. Kenapa?
Karena
nanti saya akan banyak mempostingkan Tutorial nya di blog ini. Dari
penginstalan DAW nya, penginstalan plugins nya, cara perekaman, hingga cara
memixing.
Dan
juga saya akan menjelaskan beberapa Tutorial Software seperti software
Image-Line FL (fruity loop) studio dan software Steinberg Wavelab untuk
masteringnya.
Jadi
sebaiknya anda menggunakan software-software yang saya sebutkan diatas karena
akan banyak tutorial nya yang akan saya posting di blog ini.
Tapi.....
Kembali lagi ke anda. Bila rasa nya kurang cocok, silahkan gunakan software daw
lainnya :).
2. PLUGINS FX (VST, DX, dan RTAS)
plugins
ini adalah aplikasi pihak ketiga yang bisa di tambahkan ke daw yang mendukung.
A.
Plugins FX untuk guitar dan bass
Saya
hanya akan berbagi tentang Plugins FX yang di dalamnya sudah terdapat simulasi
FX modulation, FX distorsi, Equalizer, head ampli, ampli, hingga kesimulasi
todong (penodongan ampli dengan mic).
-
Guitarrig
Software
ini bisa digunakan untuk bass dan guitar. Di dalam software ini sudah sangat
lengkap, pilihan FX modulasi, FX distorsi, equalizer, head ampli, ampli dan
lain2 sangat banyak. didalam software ini juga ada tunner untuk menyeting /
menyetem gitar atau bass anda. Dalam keadaan default didalam sofware ini juga
banyak preset yang siap anda gunakan. Di dalam penginstalan software ada
pilihan untuk menginstal stand alone (berdiri sendiri tanpa harus menggunakan
daw), dan sebagai plugins untuk daw.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di
http://www.native-instruments.com/en/products/guitar/guitar-rig-4-pro/
Software
ini banyak macamnya. Misalnya: amplitube 2, amplitube metal, amplitube jimi
hendrix, amplitube live, amplitube ibanez dan lain2.
Banyak
fitur nya kurang lebih sama dengan guitarrig, hanya karakter suara, pilihan
gear dan interface nya yang membedakan
untuk
informasi yang lebih lengkap dari produk masing-masing silahkan ke situs
resminya di http://www.ikmultimedia.com/guitarbasssoftware
-Revalver
Fitur2
dalam software ini tak kalah dengan software-software diatas, yang membedakan
hanya karakter suara, interface dan pilihan gear nya,
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di http://www.peavey.com/products/revalver/
-Ampeg
svx
Software
ini interface nya sama dengan amplitube, namun software ini dikhusus kan untuk
instrument bass.
Untuk
informasi lebih jelasnya bisa ke situs resminya di http://www.ikmultimedia.com/ampegsvx/features/
-Dan
masih banyak lagi, coba tanya paman google.
B.
Plugins FX modulasi
seperti chorus, flanger, reverb, delay, wah-wah dan lainnya)
seperti chorus, flanger, reverb, delay, wah-wah dan lainnya)
C.
Plugins lainnya
seperti
compressor, limiter, noise reduction, click reduction, meters, equalizer dan
lain-lain.
3. PLUGINS INSTRUMENT (VSTi, DXi, dan RTAS)
Kegunaan
plugins ini adalah untuk menggantikan suara instrument.
Bisa
menggunakan sampler maupun shynt yang mensimulasikan alat tertentu.
Intrument-instrument
nya adalah drum, bass, guitar, violin, brass, piano dan instrument-instrument
lainnya.
Contoh
plugins Drum:
Ada
beberapa software untuk mengganti pemain drum, seperti FXpansion BFD, FXpansion
BFD2, EZdrummer, Addictive Drum, Superior 2.0, dan
masih banyak lagi.
Biasanya
software-software tersebut bisa di tambahkan SAMPLER KIT lagi (extension kit).
Dan biasanya software-software tersebut menggunakan sampler dari drum asli dan
juga menggunakan sample drum ternama seperti zildjian, DW, pearl, tama, dan
lain-lain.
Ini
contoh gambar plugins drum yaitu FXpansion BFD2.
Untuk plugins-plugins instrument lainnya, bisa anda cari tahu lewat apaman google dengan keyword "vsti"
Langganan:
Komentar (Atom)







